Selasa, 31 Mei 2011

I'm back :)

Setelah sempat kehilangan hasrat untuk menulis, dan sempat pula lupa password account blog ini, akhirnya beberapa waktu yg lalu saya teringat kembali password-nya, yah kalo diliat recent posting, terakhir saya menulis hampir setahun yg lalu, memang tidak terasa waktu begitu cepat berlalu, namun bukan berarti tidak terjadi banyak perubahan dalam diri, lingkungan dan status (meski status relationship belum berubah..hehehe)

saya banyak mengalami perubahan dalam diri saya saat ini, dalam menyikapi sesuatu, memandang permasalahan, dan lebih mampu mengendalikan emosi. yaaa..saya tidak ingin hanya umur saja bertambah, namun tidak ada pendewasaan di dalam diri (jaileee…beraattt..). saya sadar, manusia hidup tidak terlepas dari permasalahan, setiap hari akan ada saja permasalahan baru yang harus dihadapi, sekarang tergantung bagaimana kita menyikapinya saja, dan membuat permasalahan sebagai sarana untuk menjadikan diri lebih baik, ingat.!! “tebing yang landai tidak akan menghasilkan pemanjat tebing yang tangguh”

sekarang saya berada dalam lingkungan yang baru, lingkungan yang belum pernah saya rasakan sebelumnya, yup..lingkungan pekerjaan. Saya ingat sekali sekitar setahun yang lalu judul skripsi saya di acc oleh dosen pembimbing, dan masih dalam tahap menyelesaikan beberapa mata kuliah di smester akhir. Namun saat ini, Alhamdulillah beberapa minggu sebelum saya menyelesaikan skripsi, saya diterima bekerja di salah satu perusahaan swasta yang memproduksi bahan kimia sebagai accounting and finance staf.

Perjalanan masih panjang, walaupun pendidikan saya (sementara ini) selesai, tapi saya tidak berhenti untuk belajar, dan saya tetap berkeinginan untuk melanjutkan jenjang pendidikan saya ke yang lebih tinggi, mudah-mudahan itu tercapai. Amiienn…


Sabtu, 17 Juli 2010

Unforgetable Experience in Tidung Island


"Akhirnya satu dari sekian banyaknya impianku terwujud", ya itu lah yang selalu muncul dalam pikiranku sesaat tiba di sana, bahkan sampai saat ini..

Ya, pulau Tidung namanya, salah satu kelurahan dari kepulauan seribu. pulau ini terbagi dua yaitu, Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil, dan kedua pulau tersebut dihubungkan oleh jembatan sepanjang kurang lebih 1km, yang sering disebut jembatan cinta, karena konon kabarnya apabila sepasang kekasih berjalan saling mengenggam tangan di atas jembatan tersebut, maka hubungannya akan langgeng sampai ke pelaminan, sangat unik memang. Pulau Tidung diperkirakan hanya memiliki lebar 200m dan panjang 5km, dikelilingi pantai dangkal yang bergradasi putih, karena ditumbuhi karang yang kasat mata dan dipenuhi ikan hias.

Sebenarnya, sudah lama aku merencanakan untuk berlibur ke pulau itu, tapi entah kenapa tidak berakhir baik, batal ditengah rencana. Berawal dari ajakan iseng ketika sedang berkumpul-kumpul di kampus, akhirnya berbuah rencana. saat itu, setelah selesai kelas, seperti biasanya aku berkumpul dan makan dulu di kantin, kemudian terlontar ajakan “eh eh.. ke Tidung yuk.!!” , kemudian jadilah sebuah rencana.

Pada awalnya, aku tidak terlalu berharap agar rencana ini dapat terlaksana, mengingat sebelumnya batal pergi dengan teman2-teman rumah, namun melihat cukup banyak yg berminat, aku pun mulai yakin kalo rencana ini akan terlaksana. Setelah didata siapa saja yang berminat ikut, lalu kami membuat rencana, mulai dari tanggal sampai ke cara untuk pergi, backpacker atau melalui tour agent. Akhirnya di putuskan melalui tour agent, biaya 285rb/org untuk paket 10 orang, karena peminat saat itu mencapai 10 org. namun mendekati hari H, banyak yang tiba2 membatalkan rencana secara tiba2, aku berpikir bahwa sudah tipis harapan untuk dapat terlaksana, karena hanya 5 orang yg pasti ikut termasuk aku. Akan tetapi, ke-empat lainnya sangat kuat keinginan untuk tetap pergi, dan akhirnya diputuskan untuk backpacking, dan kami pun mem-book penginapan 2 hari sebelum keberangkatan.

TIDUNG, HERE WE COME

Tanggal 15 juli akhirnya aku pun berangkat, pukul 04.00 bangun, bersiap-siap, pukul 04.30 aku pun berangkat dr rumah, dengan diantar omku sampai depan komplek, pukul 04.55 aku sudah berada di halte Ramayana, menunggu bis P29 jurusan kalideres. Pukul 05.15 bis pun datang, menghabiskan 45 menit dan Rp. 7.000 untuk sampai di depan citraland, dan aku pun menunggu ke-empat teman-temanku yang naik taksi dari komdak, sekitar 10 menit kemudian mereka pun tiba, dan langsung ngacir menuju pelabuhan muara angke. Alhamdulillah, 06.30 kami pun tiba di muara angke, begitu turun taksi, mulailah bau amis dan busuk sangat menyengat, maklum saja ini tempat para nelayan menjual ikan-ikan hasil tangkapannya. Setelah bayar taksi Rp. 50.000, kami bergegas naik kapal penumpang (kapal tongkang), setelah kapal penuh, pukul 07.30 kapal pun berangkat. Dengan Rp. 33.000/orang dan memakan waktu 3jam perjalanan laut, akhirnya kamu tiba di Pulau Tidung.

Bermodal sms arahan dari pak haji mid (pemilik losmen lima bersaudara), 300m dari kelurahan pulau Tidung, kami pun sampai di penginapan. Penginapan ini memiliki 5 rumah(kopel) dengan berbeda-beda fasilitas, AC atau non-AC. Dengan 300ribu/malam dengan maksimal 6 orang, kami mendapat fasilitas 2 buah double bed (tempat tidur dobel) dan sebuah single bed (tempat tidur single), satu kamar mandi, kulkas, televisi, dispenser, dan 3 buah kipas angin. Pukul 11.30 kami memesan makan siang yang bisa delivery, tinggal ngomong aja sama pak mid, kemudian pak mid akan menelpon pemilik warung, maka pemilik warung akan datang ke penginapan untuk menanyakan pesanan. Dengan Rp. 15.000/org warung tersebut dapat menyediakan lauk sayur asem, cumi saos tiram, udang goreng tepung serta sambal yang menggugah selera, kita juga bisa memilih, dalam bentuk box atau prasmanan.

Setelah makan, kami berencana untuk snorkeling, ini lah saat yang aku nanti-nanti, aku ingin sekali menikmati pemandangan bawah laut yang menurut cerita sangat indah. Penyewaan kapal adalah Rp 350ribu untuk 3 pulau tujuan dengan kapasitas 10 orang, dan 35ribu/set/orang untuk alat snorkeling (pelampung, masker, sepatu katak), jadi perkiraan untuk perorangannya, dapat menghabiskan 100ribu. Namun saat aku duduk di depan teras penginapan, aku melihat teman kampus ku di depan teras penginapan sebelah, ternyata benar saja, ada 8 orang teman yang merupakan seniorku di kampus menyewa penginapan sebelah, mereka berada disini semenjak sehari yang lalu, dan akan menginap selama 3 hari 2 malam. Langsung saja aku menghampiri mereka dan menanyakan kegiatan apa yang akan mereka lakukan. Beruntung sekali, mereka juga ingin snorkeling, kami pun bergabung dengan mereka, kini kami berjumlah 13 orang, tentu akan lebih murah untuk menyewa kapal. Setelah tawar menawar, akhirnya harga sewa kapal turun menjadi 300ribu dan sewa alat snorkeling tetap 35ribu, total biaya perorang menjadi Rp. 58ribu perorang, sungguh penghematan yang luar biasa.

Pukul 01.30 kami pun berangkat, dengan perjalanan kurang lebih 30 menit, tiba lah di pinggiran pulau payung, aku tak sabar rasanya, bermodal rasa ingin, keberanian, dan sedikit kepandaian berenang, aku pun segera nyemplung. Benar saja, awalnya aku agak kesulitan dalam pengambilan nafas, karena ini pertama kalinya aku snorkeling, namun pada usaha yang ketiga, aku berhasil.. huwaaa…. Sungguh sangat tidak lebay jika aku mengatakan ini salah satu hal terindah yang pernah aku lihat secara langsung, tidak kalah indahnya pesona biota bawah laut disini dengan yang pernah aku lihat di televisi. Kami ber-snorkeling di dua tempat, Pulau payung besar dan Pulau Tidung kecil, tidak cukup untuk ke tempat terakhir (sekitar pulau tidung besar), karena sudah senja, kami ingin melihat matahari terbenam, dekat dengan jembatan cinta, disana kami berfoto-foto dan menikmati sunset. Setelah matahari terbenam dan hari mulai gelap, kami kembali ke penginapan, mandi dan bersiap untuk BBQ. Untuk BBQ kami juga bergabung, agar biayanya lebih murah. Pemilik warung kemudian datang dan menanyakan pesanan. Kami memesan 2 ekor ayam @35ribu, 1 kg cumi @40rb, tempe, dan Nasi 10ribu/13orang dan tambah alat BBQ, total biaya 120ribu/13org. karna ayam dan cumi sudah dalam keadaan matang, kami hanya membakar ayam sebentar, agar ada kesan BBQ-an..hehehe

Pada pukul 22.00 kami kembali ke penginapan. Aku sangat lelah dengan kegiatan seharian tadi, kemudian langsung tertidur pulas. Pukul 05.30 aku dikagetkan oleh temanku yang mengetuk pintu rumah, Ia mengajakku untuk segera pulang sekarang, karena hujan dan dikhawatirkan kapal penuh. Aku yang berencana pulang siang setelah sholat jum’at terpaksa harus pulang sekarang. Pukul 07.00 kami sudah berada di kapal, dengan terlebih dahulu membeli tiket sebesar Rp. 33.000. pukul 07.15 walaupun hujan gerimis kapal tetap berangkat, angin laut yang kencang mengakibatkan ombak semakin besar dan membuat kapal sedikit bergoyang. Alhamdulillah 3 jam kapal kemudian merapat di muara angke. Dari Muara Angke kami naik Taksi, 2 dari teman ku turun di Komdak (argo berada di angka Rp. 50.000), aku dan 2 yang lain sampai ke bekasi barat, kami dikenakan ongkos Rp 120.000.



Ya itu sedikit cerita perjalananku pada saat liburan di Pulau Tidung, walaupun baru pertama kali, gambling, dan belum punya bayangan apa-apa, tapi bisa dibilang sukses.. hehehe… Terima kasih pada Achie, Bonny, Dini, dan Rani dan senior-senior yang bersedia mengajak kami bergabung, khalif beserta pacarnya, farid, bayu, tutut, damar, agung, dan pikok.. di tunggu buat next trip ke Karimun Jawa…


Rincian perjalanan dari Rumah sampai pulang ke Rumah (Rupiah/orang)

· P29 Bekasi Barat kalideres : 7.000

· Taksi 50.000/5org (@10.000) : 10.000

· Kapal M.Angke–P.Tidung 150.000/5org : 30.000 (nego, seharusnya @33.000)

· Penginapan 300.000/5org : 60.000

· Makan siang @15.000/org : 15.000

· Snorkeling

o Sewa boat300.000/13org/3pulau: 23.000 (nego, seharusnya 350.000)

o Sewa alat snorkeling : 35.000

· Barberque 120.000/13org : 10.000

· Kapal P.Tidung – M.Angke : 33.000

· Taksi M.Angke – Bekasi Barat 120.000/5org : 24.000

TOTAL : 247.000/orang



*TOTAL BIAYA M.Angke – P.Tidung – M.Angke

= 247.000 – (7.000 + 10.000 + 24.000)

= 206.000/orang atau lebih murah 79.000 dari paket yang ditawarkan oleh touragent



Beberapa informasi dan saran :

1. Berangkat dengan rombongan minimal 8 dan maksimal 20, karna pada prinsipnya, lebih banyak lebih murah, namun batasan murah diperkirakan hanya pada 20 orang

2. Booking penginapan selambat2nya 2 minggu sebelum perjalanan, kurang dari seminggu sama dengan gambling.

3. Direkomendasikan berangkat dari Muara Angke, karena apabila dari Marina (Ancol) sulit dipastikan untuk dapat tempat, karena kapal dari Ancol (kapal Kerapu) hanya berkapasitas 25-30 orang dan diutamakan untuk penduduk pulau.

4. Bawa Pakaian, Makanan, dan Obat2an secukupnya, jangan sampai merepotkan diri sendiri karena bawaan berat. Bawa gitar, kartu uno, remi, gaple (udah kayak mau ronda) untuk mengisi malam sambil Barbeque-an

5. Standby dari Muara Angke selambat-lambatnya pukul 06.00, karena apabila penuh, pukul 06.30 kapal sudah berangkat.

6. Sebelum kapal berangkat, bagi yang mudah mabok laut, dianjurkan minum obat anti mabok, karena perjalanan 3 jam lumayan menyiksa bagi yang tidak biasa.

7. Apabila memesan makan siang dianjurkan prasmanan, dan beli jangan sesuai jumlah orang, misalnya 8 org, pesan makanannya untuk 6 org, karena porsi sangat banyak, lebih baik minta tambah daripada makanan berlebih, itu akan lebih meminim biaya.

8. Untuk snorkeling, sewa perahu boat dan alatnya di satu tempat aja, agar bisa ditawar.

9. Gambaran biaya-biaya (semua negotiable)

a. Kapal M.Angke – P.Tidung dan sebaliknya : 33.000/org

b. Penginapan (fas. TV, kulkas, dispenser, 1 kmr mandi, 3 kasur)

i. AC : 400.000/malam/max 6 org

ii. NON-AC (Kipas Angin) : 300.000/malam/max 6 org

500.000/malam/max 10 org

c. Makan siang : 15.000/org

d. Alat Snorkeling : 35.000/set/org

e. Sewa Boat : 350.000/10org

f. Sepeda : 15.000/hari

10. Untuk Jadwal Kapal, menurut obrolan dari salah satu Nahkoda kapal yaitu

a. Muara Angke – P.Tidung : Senin – Minggu pukul 06.30

b. P.Tidung – M.Angke : Senin – Minggu pukul 06.30, khusus jum’at ada pukul 13.00

Namun tetap dianjurkan untuk berangkat dengan kapal pagi

11. Selama di sana, dianjurkan berpakaian sopan, tidak membuat kegaduhan, mematuhi peraturan-peraturan tertulis yang ada di penginapan, dan membawa kembali sampah yang dibawa dari Jakarta karena di pulau Tidung tidak memiliki TPS.

Rabu, 31 Maret 2010

Berat Badan ohh… Berat Badan…..

Sedikit cerita tidak penting mengenai pengalaman saya dengan masalah berat badan. Ya, saya termasuk orang yang susah dalam menaikkan berat badan tapi sebaliknya dalam menurunkannya. Dalam sehari pun mungkin saya bisa kehilangan langsung 2kg berat tubuh saya, tapi mungkin butuh sekitar 1 minggu untuk menaikkan 1kg saja.. dramatis memang..

Saya juga heran karena hobi saya adalah makan makan, dan makan. Saya makan minimal 3x sehari, malah kalau lagi waras bisa sampe 5x dalam sehari…begitu banyak sekali biaya yang dikeluarkan orang tua saya untuk membesarkan saya..hehehe..

Dulu (kapan dulunya nih??), ya kira2 awal tahun 2008 samapai dengan akhir tahun yang sama. Ya, sewaktu kuliah masih ringan, masalah belum beranak-pinak, dan segalanya masih dalam batas kesenangan, saya memiliki berat yang cukup proporsional, dengan tinggi kurang lebih 173cm, berat saya 68kg, ya itu adalah berat badan maksimal yang pernah saya peroleh selama hidup saya. Badan terasa gempal, berisi, alias semok a.k.a seksi montok, apalagi saya sudah hampir tidak pernah menjalankan hobi saya bermain basket, makin menjadi aja ni perut, pipi, dan lengan…lemak berserakan tak menentu… ya bisa dibilang itu masa-masa kesuburan saya..


Hhmmm…tapi dikarenakan sesuatu yang (tidak) jelas, pada awal tahun 2009 berat badan saya menurun secara signifikan. Ya memang nafsu makan saat itu sangat berkurang, istirahat juga tidak cukup, dan sangat terasa pikiran dan tubuh saya tidak dalam keadaan menyatu..hingga saya kehilangan 9kg berat saya dalam kurun waktu sekitar 2-3 bulan saja, prestasi yang cukup membanggakan jika saya mempunyai program diet untuk menurunkan berat badan.

Apabila saya bercermin, saya seperti sedang melihat tengkorak yang dibalut kulit, pipi kempos, perut kurus, pinggang mengecil, raut wajah juga tidak segar. Tidak jarang teman-teman saya menanyakan apa yang terjadi dengan saya, karena saya terlihat sangat kurus dan wajah tidak fresh, saya hanya menjawab kalau saya baru saja sembuh dari sakit.


Dengan susah payah saya berusaha mengembalikan bobot tubuh saya. Saat itu untuk mendapatkan 1kg, tidak cukup dalam waktu sebulan saja, padahal saya sudah berusaha untuk menambah porsi makan, alias memaksakan diri untuk makan banyak.

Akhirnya usaha saya tidak sia-sia, dalam 3-4bulan usaha, kira2 pertengahan tahun 2009, saya berhasil menambah bobot tubuh saya sebanyak 4kg. Berat saya ketika itu 63kg, saya tersenyum senang ketika menimbang berat badan, ternyata usaha saya tidak sia-sia.

Namun, ternyata itu hanya sementara. Mungkin karena terlalu lelah dan kurang istirahat, saya terserang gejala tipes, selama hampir 2minggu saya terbaring lemah. Dan penyakit itupun tidak sia-sia menyerang saya, karena saya kehilangan 4kg berat saya. Huupff..saat itu saya hanya tersenyum.

Kira-kira 2 bulan setelah saya sembuh, berat saya bertambah menjadi 62kg, dan bobot tubuh tersebut dapat bertahan selama kurang lebih 4-5 bulan


Pada akhir Januari 2010, saya merasa saya harus bangkit, dengan mengikuti latihan fitness. Ya, motivasi saya ikut latihan fitness adalah untuk menambah bobot tubuh, namun kenginan laiinya adalah saya juga ingin memiliki bentuk tubuh yang enak dilihat, alias tidak cupu.

Sebulan sudah saya ikut latihan fitness, berat saya baru bertambah 1kg selama sebulan tersebut. Agak sedikit kecewa sih, tapi tidak mematahkan semangat saya.

Sampai suatu ketika saya berbincang dengan salah satu member fitness yang mungkin sudah lama ikut latihan fitness (karena saya lihat badannya udah bullet-bulet semua). Saya menanyakan bagaimana cara menambah bobot tubuh dengan cepat, beliau hanya menjawab makan (nutrisi), istirahat cukup, dan yang terutama adalah PIKIRAN. Wow…Jawabannya membuat saya berpikir bahwa saya telah kehilangan 3 hal tersebut selama lebih dari setahun ini. Makan saya tidak teratur, istirahat juga kurang, dan pikiran pun sangat menumpuk di otak saya, akibat dari masalah saya selama setahun lebih ini.

Latihan fitness saya memasuki bulan kedua, saya sudah memperbaiki 3 hal tersebut dengan baik, walaupun belum sempurna. Dengan makan 3-5 kali dalam sehari, susu tinggi protein dan lemak 2-3 kali sehari, vitamin 1 kali sehari sebelum tidur, dan latihan fitness 3-4 kali dalam seminggu..


Alhasil dalam waktu sebulan, berat saya bertambah menjadi 67kg , atau bertambah 4kg. Walaupun menurut saya itu belum ideal, tapi saya sangat senang, karena usaha membuahkan hasil. Target saya untuk berat maksimum saat ini adalah 70kg, yapp..masih ada PR 3kg lagi.. SEMANGAATTT..!!!!


Kesimpulannya yang bisa saya ambil menurut pengalaman yang saya alami sendiri; kelola lah pikiran kita dengan baik, karena apabila kita dapat mengelola pikiran dengan baik, maka akan berpengaruh pada segalanya, nafsu makan berkurang dan istirahat juga akan tidak terpenuhi dengan baik. Alhasil, berat badan akan menurun, kesehatan memburuk, dan pekerjaan kita pun berantakan…



Sepenggal cerita tidak penting dan tidak menarik mengenai masalah saya dengan berat badan, mudah-mudahan bagi yang terlanjur membaca bisa mengambil hikmahnya…